Jogja itu luas. Mengenal Jogja tentu tidak hanya sebatas Keraton dan Malioboro. Tidak juga hanya tentang Pantai Parangtritis yang melegenda berkat sosok mistis bernama Ratu kidul. Jogja itu kaya akan situs sejarah masa lampau yang bertebaran di 5 kabupaten.
Benar, jutaan orang bisa jadi pernah singgah di Jogja. Tahun 2014 saja tercatat 3.346.180 orang, meningkat 17,90 persen dibanding tahun 2013, sebanyak 2.837.967 orang. Walaupun demikian bisa jadi banyak yang belum mengetahui situs yang bernama Selokan Mataram.
Selokan Mataram adalah kanal irigasi sepanjang 31.2 km yang menghubungkan Kali Progo di barat dan Sungai Opak di timur. Selokan ini dibangun pada jaman Jepang berkat usulan Sri Sultan Hamengku Buwono IX untuk menyelamatkan warganya dari kerja paksa Romusa.
Sayang sekali, kondisi situs bersejarah ini kian hari kian kotor karena sampah. Disepanjang selokan, anda akan melihat tumpukan sampah berserakan yang tidak hanya berada di aliran selokan tetapi juga dikanan dan kiri tanggul. Selain tak sedap dipandang, sampah-sampah ini juga menimbulkan bau dan sumber penyakit.
Sangat ironis memang, padahal airnya membuat makmur warga Yogyakarta karena mengairi ribuan hektare lahan pertanian yang sampai saat ini masih menghijau pada saat musim kemarau
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori SUDUT KOTA
dengan judul Selokan Mataram Riwayatmu Kini. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Omang Omong

iya betul, di selokan dekat RSI kotor banget ya
BalasHapusiya disitu kotor banget
Hapus